Tender Care

Produk Oriflame yang satu ini adalah produk andalan bagi hampir seluruh konsultan Oriflame  (menurutku sih  :) ).  Si kecil mungil ini sangat berguna banget untukku. Produk ini adalah produk Oriflame pertama yang aku beli sebelum menjadi konsultan. :D

Pada umumnya tendercare ini berguna untuk melembabkan kulit yang kering. Aku gunakan produk ini sebagai :

- pelembab bibir

- pelembab kutikula kuku

- pelembab pinggir bibir yang pasti jadi kering setiap aku selesai menggosok gigi

- pelembab tumit, untuk menghilangkan pecah-pecah

- pelembab kulit kaki/tangan anak-anakku yang kadang kulitnya jadi kering dan kasar

- pelembab bopeng-bopeng di kulit pada masa penyembuhan bekas luka, termasuk jerawat yang udah kering

- Pelembab kulit kasar & bersisik anakku pada masa penyembuhan dari alergi kulit (dermatitis atopik)

- Cream penanganan pertama saat kulit terkena panas dari : cipratan minyak goreng, wajan, setrikaan, knalpot, tersiram air panas, atau setelah memegang cabe.

Alhamdulillah manfaatnya sangat terasa. Semua masalah kulit kering bisa diatasi, kulit yang kena panas juga jadi nggak menggelembung & berair. Pokoknya, produk ini most recomended! cobain deh!

 

Manajemen Sampah

Mencoba ikut berkontribusi untuk lingkungan, aku punya cara sendiri menangani sampah rumahtangga.  Sebenarnya kebiasaan ini menurun dari ibu yang biasa memilah sampah, namun sedikit aku lakukan improvisasi sesuai seleraku :)

Didalam rumah, ada 2 tempat sampah

1.  Tempat sampah kering : tempat membuang sampah berupa plastik, bungkus makanan, kemasan stereofoam, dll (berupa sampah kering yang bisa dibakar).   Biasanya sampah inilah yang nantinya diangkut petugas kebersihan dilingkungan perumahanku.

2.  Tempat sampah basah : tempat membuang sampah basah berupa sisa-sisa makanan, potongan sayuran, semua sampah basah yang sifatnya bisa membusuk.  Sampah ini aku buang langsung di areal kebun dekat rumah agar menjadi pupuk bagi pohon dan tanaman yang ada disana.  Frekuensi pembuangan sampah jenis ini sesegera mungkin aku lakukan untuk menghindari proses pembusukan terjadi didalam rumah.

Sedangkan diluar rumah, aku sediakan 3 karung

1. Karung 1 : Tempat menampung segala jenis sampah berupa kertas

2. Karung 2 : Tempat menampung sampah yang bisa didaur ulang, seperti botol/gelas plastik bekas minuman, botol kemasan sabun, shampoo, lotion, barang-barang plastik yang rusak (ember, baskom, dll), kaleng bekas, botol kaleng obat nyamuk, dll.

3. Karung 3 : Tempat menampung sampah jenis pecah belah, seperti botol syrup,piring/gelas beling, lampu yang sudah mati, dll.

Ketiga karung sampah yang sifatnya bisa didaur ulang tersebut, setelah terkumpul aku tukarkan ke pengumpul rongsokan yang biasa lewat di sekitar perumahan dengan barang-barang seperti gelas, piring, atau mangkok yang sudah disediakan. Kadang bisa dapet 2 atau 3 gelas dari hasil penukaran itu. Lumayaaaan, sampai sekarang koleksi gelas, piring & mangkok “rongsokan” ku udah banyak :D .  Dari yang semula hanya sampah, bisa menjadi barang yang bisa dipakai.  Kadang-kadang sampah rongsokan itu aku berikan secara cuma-cuma ke pemulung yang lewat di depan rumah.. Alhamdulillaaah, bisa beramal baik kepada orang lain lewat barang yang sekedar  “sampah” bagiku. he..he..

Alhamdulillah, ternyata bisnis MLM Oriflameku HALAL!

Sempet ragu saat pertama kali mau join Oriflame bersama dbc Network, gimana mungkin pengen dapet penghasilan tanpa diketahui kehalalan sumbernya. Akhirnya googling sana-sini, nemu deh artikel-artikel, bahkan sejenis sertifikat dari Oriflamenya sendiri. Akhirnya bulat deh tekad gabung. Insyaalloh, semua kukembalikan kepadaNya, salah dan benar hanya Dia yang mengetahui.
Berikut aku copas dari blog tetangga, mengenai kehalalan bisnis MLMku..

Untuk menentukan dan memutuskan apakah bisnis MLM itu haram, ada beberapa kriteria yang bisa dipakai sebagai tolok ukurnya. Tidak bisa begitu saja memukul rata bahwa yang namanya bisnis MLM itu pasti haram, karena sistim tiap perusahaan MLM berbeda-beda. Maka dari itu, suatu perusahaan MLM bisa dilihat haram tidaknya dari kriteria dibawah ini:
1. Riba (Transaksi Keuangan Berbasis Bunga)
==> Oriflame memberikan persentase keuntungan yang jelas kepada semua Consultantnya. Oriflame membagikan keuntungan yang diperoleh perusahaan bukan dari bunga, melainkan dari keuntungan penjualan produk nyata kepada konsumen.
2. Gharar (Kontrak yang tidak Lengkap dan Jelas)
==> Kita sebagai Consultant Oriflame, mendapat kontrak yang jelas bahwa keuntungan dari menjalankan bisnis Oriflame adalah dengan diskon langsung yang diperoleh dari Direct Selling (selisih harga katalog dengan harga Consultant). Juga Oriflame memiliki sistem plan yang jelas dalam sistem MLMnya.

3. Penipuan (Tadlis/Ghisy)
==> Oriflame berdiri di Swedia tahun 1967, dan di Indonesia pada tahun 1986. Oriflame merupakan pelopor MLM di Indonesia pada waktu itu. Dan kalau Oriflame pernah melakukan penipuan, pastinya perusahaan ini udah gulung tikar dari dulu. 22 tahun berada di Indonesia merupakan bukti yang cukup bahwa perusahaan ini adalah bonafid dan terpercaya.
4. Perjudian (Maysir atau Transaksi Spekulatif Tinggi yang tidak terkait dengan Produktifitas Riil)
==> Kalo masalah perjudian ini, kayaknya jauh banget ya dari Oriflame. Apalagi transaksi spekulatif yang gak ada produk riil/nyatanya. Di bisnis Oriflame, semuanya jelas, ada produk nyatanya, dan keuntungan didapat oleh Consultant yang BEKERJA, bukan hanya ongkang ongkang kaki aja. Jadi, gak ada tuh unsur spekulasi dan judi di bisnis ini.
5. Kedhaliman dan Eksploitatif (Dzulm)
==> biasanya eksploitasi terjadi pada perusahaan yang menerapkan Money Game/skema piramida. Jadi siapa yang duluan masuk dia yang untung dan yang dibawahnya yang pontang-panting. Kalau di Oriflame, justru siapa yang bekerja paling keras dialah yang akan memetik hasil paling banyak. Oriflame menerapkan suatu sistem plan yang mengatur sampai mana omzet suatu grup berpengaruh pada uplinenya, pada saat leader grup tsb mencapai level tertentu, maka putus jugalah pembagian bonus kepada upline diatasnya. Dan untuk jasa sang upline membangun grup tersebut, upline hanya diberikan passive income yang sudah ditentukan persennya. Jadi, gak ada yang namanya eksploitasi atau kezaliman, semuanya adil, transparan dan jelas.
6. Barang/Jasa yang dijual adalah berunsur atau mengandung hal yang haram
==> Produk Oriflame Alami dari Tumbuh-tumbuhan, insyaAllah terjamin kehalalannya.
Lebih lanjut dalam kutipan konsultasi disebutkan bahwa (yang berwarna hijau adalah tanggapan saya)
“IFANCA telah mengeluarkan edaran tentang produk MLM halal dan dibenarkan oleh agama. Dalam edarannya IFANCA mengingatkan umat Islam untuk meneliti dahulu kehalalan suatu bisnis MLM sebelum bergabung ataupun menggunakannya yaitu dengan mengkaji aspek:
1. Marketing Plan-nya, apakah ada unssur skema piramida atau tidak. Kalau ada unsur piamida yaitu distributor yang lebih duluan masuk selalu diuntungkan dengan mengurangi hak distributor belakangan sehingga merugikan down line dibawahnya, maka hukumnya haram.
==> Oriflame tidak menggunakan skema piramida, downline yang paling belakangan bergabung bisa saja lebih sukses daripada uplinenya, semua tergantung kepada usaha masing-masing. Seperti contohnya, Cyntia Venika, Consultant no 1 di Asia bukanlah yang pertama menjalankan bisnis Oriflame tapi ternyata dia sekarang bisa berada di peringkat no 1 Asia dan no 6 di Dunia berkat kerja keras dan usahanya sendiri.
2. Apakah perusahaan MLM, memiliki track record positif dan baik ataukah tiba-tiba muncul dan misterius, apalagi yang banyak kontroversinya. ==> Oriflame sudah ada di Indonesia sejak tahun 1986 dan terbukti memiliki reputasi yang baik. Justru di saat krisis dunia spt sekarang ini dimana banyak perusahaan merumahkan karyawannya, Oriflame malah buka kantor cabang baru di kota Manado dan negara Kenya.
3. Apakah
produknya mengandung zat-zat haram ataukah tidak, dan apakah produknya memiliki jaminan untuk dikembalikan atau tidak.
==> Oriflame selalu menggunakan saripati alami dalam pembuatan seluruh produknya. Garansi 100% uang kembali (syarat dan ketentuan berlaku). Oriflame mempunyai Skincare Guide dan Beauty Academy , Buku dan training Pengetahuan Produk. Ibarat minum obat dokter, beberapa produk Oriflame kita perlu ikuti aturan pakai sesuai ‘dosis’ jenis dan kebutuhan kulit. Misalkan Body Cream yang seharusnya dipakai di badan, tapi kita pakai di wajah, terus wajah kita jadi jerawatan, garansi menjadi tidak berlaku.
4. Apabila perusahaan lebih menekankan aspek targeting penghimpunan dana dan menganggap bahwa produk tidak penting ataupun hanya sebagai kedok atau kamuflase, apalagi uang pendaftarannya cukup besar nilainya, maka patut dicurigai sebagai arisan berantai (money game) yang menyerupai judi.
==> bergabung di bisnis Oriflame relatif sangat sangat sangat terjangkau dibanding dengan perusahaan MLM lain, dan hanya mendaftar sebagai Consultant tidak akan menjanjikan apa-apa tanpa kerja keras didalamnya.
5. Apakah perusahaan MLM menjanjikan kaya mendadak tanpa bekerja ataukah tidak demikian..
==> Oriflame tidak pernah menjanjikan akan kaya mendadak tanpa bekerja, sebaliknya, tanpa kerja keras dan usaha di bisnis tidaklah akan berhasil.
Dikutip dari Blog tetangga : http://bundakandra.blogspot.com

dag dig dug cenat cenut

Alhamdulillah, bulan April berhasil dilalui dengan mencetak skor baru, “level 6%” !!! whe..he..he..

Sempet dag dig dug cenat cenut di masa-masa akhir tupo, nyampe nggak ya? nyampe nggak ya? Alhamdulillah akhirnya nyampe..  Brojol lah bonus pertamaku yang sebesar Rp. … . … kupersembahkan untuk mamaku tercinta (meski malu juga ga seberapa) :)   biarin lah, yang penting jadi berkah..

Bulan Mei menjelang.. perjuangan dimulai lagi.. bulan yang berat….. ada  prospek, di sms, di email, ga jawab. di telp, taunya member aktif. ga gitu ternyata orang iseng, ga gitu juga, ternyata cuma mau lihat2 aja.. ada pending member, dicuri jaringan lain! weleh..weleh.. tau nggak sih wahai pengambil pelamar, anda sudah melanggar ketentuan DBC network, dan melanggar aturan dari oriflame, lihat dek Consultan Manual, Bagian Panduan Kebijakan, mengenai “Tanggungjawab seorang consultant” yang nomor 3..

Padahal lagi ada promo super keren dari Oriflame, tapi ga dapet satupun orang yang mau..  nawarin ke temen2, nawarin ke temennya temen, nawarin ke istri2 bos, gaaaa ada yang nyangkut.. apa yang kurang? apa yang salah? baca lagi ahh buku sarpionya..

Well, sementara prestasi yang udah diraih adalah, 6% masih bisa dipertahankan di bulan mei, hadiah wp1 kuas giordani yang cantik dan rapi seperti lipstik, i like it!, hadiah wp 2 parfum Grace yang muahalnya minta ampun, tapi wangiiiii banget.. dan menunggu bulan Juni untuk claim hadiah WP3 ku Jam Tangan cantik, seperti apa ya ???

Dari promosi belanjaan udah dapet Dare to Be Bracelet yang lagi bingung mau dipake apa, gelang? kegedean.. gantungan kunci? sayang takut rusak. dikasihin buat hadiah? mmm..  ada OB powercurl mascara yang dibeli hanya 9900 rupiah, dan nanti bulan juli menanti paket “diamond set” yang isinya parfum, cream dan lipstik.. akan kupersembahkan kembali untuk mamaku terkasih..

dah dulu ah, mau baca buku dulu..

Butuh modal?

teman-teman..

sharing sedikit ya, kalo lagi butuh modal trus ada rencana mau minjem, pinter2 pilih tujuan buat pinjeman ya.. soalnya kalo yang namanya ngajuin kredit itu kan bayar cicilan tiap bulan, trus ada bunganya gitu kan? yang namanya bayar bunga itu serasa beraaaaat banget.. meskipun digembor2kan “bunga hanya sekian persen, flat” tetep aja rasanya mencekikkkk.. itu bayar cicilannya..  mundur sedikit ke balakang, sebelum aplikasi disetujui, kan melalui macem2 proses, dan ujung2nya duit lagi. akhirnya dari permohonan yang sekian itu, keterimanya ga bulet segitu, masih aja ada potongan “biaya administrasi, asuransi, dll”. okeh, maju lagi. kalo mau dilunasin sebelum habis masa perjanjiannya, ada penalti lho! hik2 hik2 sudah jatuh tertimpa tangga, orang lagi susah malah makin dibikin susah..

mungkin kalo ngajuin kredit ke lembaga yang berdasar islam, ga ampe gitu kali ya.. kan ga ada hukumnya kalo seperti diatas itu..  segitu deh curhatnya..

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.